13 April, 2/3 Obyek Messier Terekam

Tiga minggu. Tidak terasa.

Yang dimulai dari satu malam Nyepi yang tidak direncanakan, dari selasar kost yang gelap, dari rasa penasaran yang menyala kembali, sekarang sudah 67 objek Messier berhasil didokumentasikan. Lebih dari separuh katalog yang disusun Charles Messier 260 tahun lalu, diabadikan dengan teleskop mungil dari selasar sebuah kost di Bali.

Bukan angka yang kecil untuk tiga minggu pertama sebuah lifetime project.

Apa yang Sudah, Apa yang Belum

Dari 110 objek, ada 9 yang untuk saat ini memang belum bisa dijangkau, bukan karena gagal, tapi karena posisi mereka di langit belum mendukung dari Bali. Mereka ada di rasi-rasi belahan utara seperti Andromeda, Cassiopeia, Perseus, dan Ursa Major yang baru akan muncul di langit kita menjelang pertengahan hingga akhir tahun:

ObjekTipeKonstelasiAlt. Maks dari BaliBulan TerbaikWindow Ideal
M31Galaksi AndromedaAndromeda~40°SeptemberAgustus–Oktober
M32GalaksiAndromeda~40°SeptemberAgustus–Oktober
M33Galaksi TriangulumTriangulum~51°OktoberSeptember–November
M52Open ClusterCassiopeia~20°SeptemberAgustus–Oktober
M76Planetary NebulaPerseus~30°OktoberSeptember–November
M81Galaksi Bode’sUrsa Major~12°FebruariJanuari–Maret
M82Cigar GalaxyUrsa Major~12°FebruariJanuari–Maret
M103Open ClusterCassiopeia~21°OktoberSeptember–November
M110GalaksiAndromeda~40°SeptemberAgustus–Oktober
mengabadikan_malam

34 Objek Tersisa, Pekerjaan Rumah yang Menarik

Di luar 9 yang harus menunggu musimnya, masih ada 34 objek yang secara posisi seharusnya sudah bisa dijangkau tapi belum sempat terabadikan, kombinasi dari cuaca yang tidak kooperatif, malam yang terlalu pendek, dan awan yang selalu punya agenda sendiri.

Dari 34 itu: 23 galaksi, 7 cluster, dan 3 nebula.

Proporsi yang menarik, dan berbeda dari strategi tiga minggu pertama yang banyak mengandalkan cluster karena kecepatannya. Cluster bisa selesai dengan 5-10 frame, cukup untuk teridentifikasi. Galaksi butuh 30-50 frame untuk mulai memperlihatkan bentuknya. Nebula, yang paling menarik sekaligus paling menuntut, butuh ratusan frame untuk warna-warna kabut gasnya benar-benar keluar dari kegelapan.

Di antara 34 yang tersisa ini ada beberapa nama yang sudah lama ada di daftar tunggu: M64 si Black Eye Galaxy dengan noda gelap dramatis di matanya, M63 Sunflower Galaxy dengan lengan spiral yang seperti kelopak bunga, M87, galaksi raksasa di pusat gugus Virgo yang lubang hitam supermasifnya menjadi objek foto pertama lubang hitam dalam sejarah manusia pada 2019.

Objek-objek yang punya cerita. Bukan sekadar titik di katalog.

Fase Bulan Tua Dimulai Malam Ini

Mulai malam ini hingga minggu depan, bulan memasuki fase tua, cahayanya muncul semakin larut, meninggalkan langit awal malam bebas dari gangguan. Ini adalah jendela yang selalu ditunggu: langit lebih gelap, objek-objek redup lebih mudah terekam, dan sesi bisa lebih panjang tanpa kompetisi cahaya bulan.

Syaratnya hanya satu: cuaca yang berbelas kasih.

34 objek. Satu minggu fase bulan tua. Langit Bali yang tidak pernah bisa diprediksi.

Perburuan babak dua dimulai malam ini.

Clear skies, endless stories.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top