Author name: widhibek

Blog, Foto

Belajar Hal Baru – Workshop Memotret Still Life bersama Roy Genggam

30 Maret 2015, siang hari suasana di salah satu ruang di Taman Budaya Solo terlihat sedikit riuh. Beberapa peserta mencoba mempraktekan cara memotret klepon, salah satu makanan daerah yang terbuat dari ketan dan gula jawa. Workshop Still Life yang dimentori oleh Roy Genggam ini untuk saya pribadi bisa dibilang sebagai salah satu workshop yang menginspirasi, banyak sharing ilmu dan pengalaman dan membuka cara pandang baru untuk saya.

Asal, Blog

Sudah berapa Sunrise Anda Lewatkan?

Berapa banyak mentari terbit yang telah Anda lewatkan ?
Terkadang kita melewatkan salah satu momen besar yang ada di depan kita, matahari terbit dan matahari terbenam. Padahal semua tersedia setiap hari, tidak perlu bayar dan tinggal dinikmati dengan diam. Terburu-buru dan kesibukan salah satu kambing hitam yang sering kita dengar.

Blog, Foto, Jawa, Perjalanan

mendadak Maret Kemping Ceria

Seperti biasa, tanpa ada rencana dan dadakan, senin dan selasa kemarin beberapa teman LI mengadakan acara kemping ceria. Dan lokasi tujuan juga diputuskan sore hari sebelum keberangkatan. Walau sempat agak kawatir juga setelah sebelumnya kota jogja didera hujan deras dan angin cukup kencang membuat kami mengambil plan A berangkat, plan B ngumpul ngopi2 di salah satu sudut kota jogja saja.

Download, Video

[video] Milky Way over Indonesia

{youtube}IFXTfQiCIuM{/youtube}

Semenjak perjalanan ke Semeru, 2010 lalu, saya mulai keranjingan untuk hunting malam memotret milky way (galaksi bima sakti). Tak terhitung sudah berapa puluh malam kami begadang hanya untuk sekedar menjeprat-jepret kamera mengabadikan keindahan milky way.

Blog, Foto, Perjalanan

Ndak selamanya dapat foto bagus…

Ndak selamanya ketika menikmati matahari terbit bertemu dengan cuaca yang bersahabat. Dalam perjalanan ke Kelimutu beberapa tahun lalu juga begitu. Padahal sudah dibela-belain bangun pagi, berdingin ria menapaki tangga menuju atas. Sampai di sana kabut tebal enggan beranjak dari pandangan. Bahkan ketika semburat merah oranye memenuhi cakrawala memudar oleh tebalnya kabut.

Blog, Foto, Jawa, Perjalanan

Bima Sakti di atas Bromo, 2011

Enaknya (walau ada juga sih ndak enaknya) fotografi digital adalah kita bisa melihat kembali foto-foto lama kita di harddisk lengkap dengan data exifnya. Jadi kita bisa gunakan file-file foto yang lama kita untuk belajar. Saya masih ingat dulu jaman masih pinjam kamera analog punya ayah saya musti mencatat satu-satu setinggannya supaya bisa digunakan untuk bahan pembelajaran.

Blog, Foto, Perjalanan

Go Wide

Kalau sudah ketemu lokasi dengan pemandangan alam yang super duper keren biasanya jadi bikin bingung gimana bisa motret semua keindahannya. Dipaksain pake lensa ultra wide pun kadang ndak bisa masuk semua. Solusinya tinggal jepret banyak-banyak frame aja. Nanti tinggal dijahit ketika proses editing. Jadi deh.

Blog, Foto, Perjalanan

Menikmati indahnya pagi

Yang paling kami sukai ketika berkunjung ke pulau Bali adalah tinggal di dekat Sanur. Suasana relatif lebih sepi dibanding di sekitaran Kuta. Dan bonusnya kita bisa berjalan kaki ke sepanjang pantai Sanur untuk menikmati momen terbitnya sang surya dengan ditemani siluet gunung Agung. Walau sebenarnya setiap pagi, merupakan momen yang sempurna karena kita masih diberi kesempatan untuk menikmati hidup.

Scroll to Top