Blog

Blog, Foto, Jawa, Perjalanan

begadang @bromo (kedua) – milky way

Sepanjang siang cuaca masih belum berubah, kabut masih menutupi desa Cemoro Lawang. Tapi kurang begitu berpengaruh juga sih soalnya selepas makan siang juga aktivitasnya tiduran merehatkan tubuh setelah malam sebelumnya sempat begadang. Sore hari juga masih belum berubah. Sembari ngemil biskuit dan menunggu matahari terbenam di salah satu sudut kebun, tapi ternyata mendung dominan membuat sore itu menjadi kelabu.

Blog, Foto, Peralatan, Review

Mencoba Pano (2) – DIY pano head

Perjalanan ke Bromo kemarin memang membawa banyak misi untuk proyek pribadi. Yang utama memang mengabadikan keindahan milky way di atas gunung bromo (DONE !), mencoba pano head buatan sendiri (DONE), mencoba intervalometer (GAGAL) dan tentunya refreshing.

Seperti sudah pernah dibahas di Mencoba Pano (edisi 1), keinginan untuk memotret pemandangan dalam format lebar menggunakan pano head. Setelah sempat browsing dan mencari referensi akhirnya diputuskan untuk mencoba membuat sendiri pano head single row. Prinsip dasar dari memotret panorama adalah sumbu putar harus sesuai dengan sumbu lensa. Kalau cuma diletakan di tripod saja, maka sumbu pada tripod tidak akan sama dengan sumbu pada lensa.

Blog, Foto, Peralatan, Review

Remote Timer – teman time lapse an

Beberapa hari yang lalu terpikir untuk mengupgrade cable release yang selama ini menemani dalam beberapa perjalanan. Salah satu kendala yang harus dihadapi ketika menggunakan cable release yang biasa adalah pada saat ingin digunakan untuk memotret time lapse. ya memang bisa menggunakan cara sederhana, mengunci cable relase dan menggunakan setinggan kamera continues shot. Kendala berikutnya adalah ketika menggunakan mode Bulb pada kamera, tidak muncul keterangan waktu di lcd kamera, hanya terlihat hitam, biasanya saya mengakali dengan menggunakan jam tangan atau fasilitas jam pada smartphone. Kendala lain adalah ketika ingin memotret lebih dari 30 detik (kamera hanya mempunyai fasilitas 30 detik, setelah itu harus menggunakan mode Bulb) dan butuh lebih dari satu kali frame.

Blog, Foto, Jawa, Perjalanan

Begadang @Bromo

Persiapan untuk kembali menyapa salah satu destinasi favorit kami sembari hunting keindahan alam pegunungan. Rasa-rasanya walau sudah ribuan foto tentang Bromo, selalu ada rasa untuk kembali ke sana lagi. Begadang @Bromo. 13-17 April 2015. Semoga malam kembali bertabur bintang

Blog, Foto

Belajar Hal Baru – Workshop Memotret Still Life bersama Roy Genggam

30 Maret 2015, siang hari suasana di salah satu ruang di Taman Budaya Solo terlihat sedikit riuh. Beberapa peserta mencoba mempraktekan cara memotret klepon, salah satu makanan daerah yang terbuat dari ketan dan gula jawa. Workshop Still Life yang dimentori oleh Roy Genggam ini untuk saya pribadi bisa dibilang sebagai salah satu workshop yang menginspirasi, banyak sharing ilmu dan pengalaman dan membuka cara pandang baru untuk saya.

Asal, Blog

Sudah berapa Sunrise Anda Lewatkan?

Berapa banyak mentari terbit yang telah Anda lewatkan ?
Terkadang kita melewatkan salah satu momen besar yang ada di depan kita, matahari terbit dan matahari terbenam. Padahal semua tersedia setiap hari, tidak perlu bayar dan tinggal dinikmati dengan diam. Terburu-buru dan kesibukan salah satu kambing hitam yang sering kita dengar.

Blog, Foto, Jawa, Perjalanan

mendadak Maret Kemping Ceria

Seperti biasa, tanpa ada rencana dan dadakan, senin dan selasa kemarin beberapa teman LI mengadakan acara kemping ceria. Dan lokasi tujuan juga diputuskan sore hari sebelum keberangkatan. Walau sempat agak kawatir juga setelah sebelumnya kota jogja didera hujan deras dan angin cukup kencang membuat kami mengambil plan A berangkat, plan B ngumpul ngopi2 di salah satu sudut kota jogja saja.

Blog, Foto, Perjalanan

Ndak selamanya dapat foto bagus…

Ndak selamanya ketika menikmati matahari terbit bertemu dengan cuaca yang bersahabat. Dalam perjalanan ke Kelimutu beberapa tahun lalu juga begitu. Padahal sudah dibela-belain bangun pagi, berdingin ria menapaki tangga menuju atas. Sampai di sana kabut tebal enggan beranjak dari pandangan. Bahkan ketika semburat merah oranye memenuhi cakrawala memudar oleh tebalnya kabut.

Scroll to Top