Komodo day 92 : Selamat Datang Agustus
Pagi ini kami merapat ke Padar. Agak sedikit terlambat untuk mengejar sunrise di atas. Saya hanya membawa lensa sigma 105 […]
Pagi ini kami merapat ke Padar. Agak sedikit terlambat untuk mengejar sunrise di atas. Saya hanya membawa lensa sigma 105 […]
Biasanya hampir semua trip dengan kapal Lalunia liveaboard selalu memasukan sunrise di Padar sebagai salah satu tujuan favoritnya. Awal-awalnya sih
Perahu membawa kami ke salah satu bukit coral bawah laut yang terletak di bagian ujung teluk Siaba Besar. Permukaan air
Seringkali di Komodo, ketika berada di atas tempat tinggi, kita berhadapan dengan pemandangan alam yang membahana (halah bahasanya). Dari kiri
Tak terasa sudah 3 bulan saya berada di salah satu surga pemandangan alam di Indonesia ini. Dari pagi hingga malam
Gopro identik dengan kamera action. Tapi bagus ndak sih GoPro untuk memotret pemandangan ?
Saya meloncat begitu ada aba aba dari Dandy yang saat itu berdiri di depan sekoci. “Di sebelah kanan mas”. Dengan
Memang bisa ya di Komodo baru belajar Open Water gitu ? Kan Komodo terkenal arusnya kencang, trus gimana cara belajarnya
Seperti biasa ketika briefing saya tidak berani menjanjikan kami akan melihat manta rays untuk diving berikutnya. Finger cross, tapi ya
Briefing pagi, Siaba Besar. Salah satu dive spot favorit saya untuk relaksasi. Sekitar pukul 7 pagi Sahril sudah mulai berkeliling
Dive trip kali ini saya menemani 3 orang tamu dari Hungaria, satu keluarga, Monfils. Csilla dengan dua anaknya, Matyas dan
“Dimana favorit dive spot selama di Komodo?” Batu Bolong, Manta Point, dan salah satu antara Crystal Rock atau Castle Rock.