Jawa

Blog, Foto, Jawa, Perjalanan

Pagi+xtrada+450D+samyang35

Tumben pagi ini bisa bangun pagi sebelum jam 6 #eaaa #jangan.ditiru. Jam digital di smartphone masih menunjukan pukul 5.45. Rasanya masih ingin kembali melanjutkan tidur dan berharap bisa bermimpi bidadari cantik dari kayangan. Tapi entah kenapa tiba-tiba terbesit pikiran, kenapa ndak gowes saja? O iya, kan mumpung sepeda kakak saya beberapa hari ini sedang dititipkan di rumah. Segera kubangun dan mengeluarkan kamera 450D dari drybox nya. Lhoh.. ini mau gowes kok malah nyiapin kamera? mancal pake lensa po !

Blog, Foto, Jawa, Perjalanan

Belajar slow speed di Jumog

Rabu pagi, setelah menjemput Agung di stasiun Purwosari, sekitar pukul 7 motor matic kami sudah bergerak menyusuri jalanan Solo – Karanganyar. Tujuan kami adalah air terjun di daerah Kemuning. Yang paling mudah dan dekat sih memang air terjun Jumog, dari pintu gerbang retribusi Kemuning ambil jalan belok kanan.

Mampir sebentar di dekat Karangpandan buat sarapan nasi rames. Sekitar pukul 9 kurang kami sudah tiba di depan air terjun Jumog. Tak disangka, walau kami berkunjung bukan hari libur pun air terjun jumog pagi itu sudah banyak pengunjung. Ada beberapa pengunjung yang mungkin mahasiswa dan mahasiswi asik berduaan di beberapa kursi yang memang dipersiapkan untuk pengunjung. Dan yang paling banyak kunjungan rombongan dari sekolahan yang asyik berbasah-basahan di depan air terjun. Saya dan Agung cuma bisa nyengir kuda, wah bakalan bocor di mana-mana nih 😀

Blog, Foto, Jawa, Perjalanan

oleh-oleh dari sisir pantai gunung kidul dengan canon 450D

Selama sisir pantai Gunung Kidul mei 2014 kemarin agak menyesal juga tidak bisa memaksimalkan menggunakan canon 450D nya. Alasan utama sih karena memang cukup ribet menyeting 2 kamera di lahan berpasir dan dekat lautan. Beda dengan ketika hunting milky way di Dieng kemarin bisa cukup maksimal menggunakan 2 kamera. Di pantai selatan ini karena kadang tiba-tiba ombak datang cukup besar jadinya agak cukup khawatir meninggalkan kamera di atas tripod tidak dijaga.

Blog, Foto, Jawa, Perjalanan

Fun Fact Sisir Pantai Gunung Kidul

Maaf agak lama menyelesaikan beberapa detail dari perjalanan 5 hari 4 malam mengejar langit malam yang gelap di pesisir Gunung Kidul. Terima kasih untuk semua pihak sehingga acara hunting ceria ini berjalan lancar dan damai.

1. Idenya berawal dari setelah hunting dieng mau kemana lagi. info dari Ronny tgl 22 – 29 mei sudah punya tiket kereta pp jakarta – jogja. Alternatif buat hunting selain ke pantai-pantai gunung kidul adalah kemping ceria di sekitaran candi gedong songo. Tapi kemudian diputuskan untuk ganti suasana dengan mengabadikan milky way di pantai.
2. Seperti biasa pantai mana saja yang bakalan kita tuju belum ada kepastiaanya hingga hari H.
3. Akhirnya diputuskan untuk menuju pantai watu kodok sebagai tujuan awal karena pertimbangan sudah pernah berkemah di sana dan juga ajakan dari Santi untuk mengunjungi kantor Ocean of Life di watu kodok.

Blog, Foto, Jawa, Perjalanan

Sisir Pantai Gunung Kidul

Terima kasih sebesar-besar nya untuk semua pihak sehingga event SISIR PANTAI GUNUNG KIDUL 25-29 Mei 2014 bisa berjalan dengan lancar.

Sampai ketemu di next event berikutnya ya !!!
laporan perjalanan, foto-foto akan secepatnya diupload.

sekarang saatnya membayar hutang tidur gara-gara begadang mantengin milky way 4 malam tanpa henti

Blog, Foto, Jawa, Perjalanan

Hunting Milkyway Dieng 24 – 28 April 2014

Tak terasa 5 hari 4 malam dengan beberapa teman “berburu” langit malam demi sekedar beberapa frame bima sakti di atas langit Dieng. 24 – 28 April kemarin (eh 28 hari ini dink) terasa cepat sekali. Barusan sampai ke rumah, bersih-bersih peralatan dan update info sebentar sebelum kemudian mulai tidur panjang sebagai pengganti waktu malam yang digunakan untuk begadang selama beberapa hari kemarin. Untuk foto dan cerita perjalanan tunggu setelah recovery ya 😀

Blog, Foto, Jawa, Perjalanan

Pagi di tepian Ranu Pane

Kalau kita melakukan perjalanan menuju Gunung Semeru, salah satu desa yang kita datangi sebelum memulai keberangkatan salah satu nya adalah Ranu Pane. Di Ranu Pane kita melakukan registrasi di pos balai taman nasional. Tahun 2010 lalu kami berkesempatan untuk bermalam di Ranu Pane dan menikmati pagi hari yang indah di sana. Di Ranu Pane juga terdapat danau atau telaga yang tidak sebesar dan seterkenal Ranu Kumbolo. Tapi tetap saja yang namanya alam selalu saja indah untuk kita nikmati kan..

Silakan dinikmati beberapa foto yang masih teronggok di harddisk baru sempat diupload pagi ini ya

Scroll to Top