Lokasi

Blog, Foto, Jawa, Peralatan, Perjalanan, Review

Sony a6000 Hunting di Cengklik

Beberapa hari yang lalu Solo agak cukup cerah, maksudnya tidak turun hujan, karena memang semingguan ini hampir menjelang sore selalu diguyur hujan. Walau mendung kelabu masih banyak menutupi langit dan kemungkinan kami tidak bisa menyaksikan mentari terbenam di antara siluet gunung Merapi dan Merbabu. Sekalian untuk mencoba kemampuan kamera sony a6000 yang kami beli untuk hadiah ulang tahun ayah saya. O iya, ayah saya yang awal mulanya belajar fotografi dengan kamera analog. Saya salah satu yang sekarang meneruskan hobi memotretnya. Dan karena a6000 ini dipakai ayah saya jadi saya tidak terlalu banyak “mengoprek”nya cuma sekedar menggunakan fasilitas yang ada. O iya artikel ini bukan membahasan secara detail kamera sony a6000 ya, tapi hanya sebatas berbagi cerita penggunaan kamera sony a6000 untuk pemotretan di waduk Cengkli

Blog, Foto, Kalimantan, Perjalanan

Demi Sebuah Sinyal

Salah satu kendala yang dihadapi para pejalanan dimana tiada hari tanpa gadget adalah sinyal. Terutama yang setiap saat harus berurusan untuk komunikasi dengan pihak pihak lain. Dan susahnya di beberapa tempat di pulau Kalimantan sering kita menjumpai daerah daerah yang minim sinyal.

Blog, Foto, Perjalanan, Sumatera

[Catper Dempo #4] – Dinding Lemari gunung Dempo

Target kami pos 2. Masih sekitar 3 jam perjalanan dari pos 1. Lumayan ada tambahan tenaga setelah perut terisi nasi goreng dan minuman hangat. Langkah kaki kembali menyusuri jalan setapak yang kondisinya semakin menanjak. Langsung tanpa basa basi, selepas pos 1 sudah ditunggu tanjakan di depan.

Blog, Foto, Perjalanan, Sumatera

[Catper Dempo #3] – menembus kaki dempo

Tubuh basah, bercampur antara keringat dan air hujan. Sekitar pukul 6 lebih kami tiba di pintu rimba. Papan penanda bertuliskan pintu rimba dengan segala aturannya seakan menjadi batas peradaban. Berdoalah sebelum mendaki, jangan menebang pohon, stop vandalisme, bawa turun sampah anda, jangan mengambil kayu panjang umur dan jangan mengotori sumber air seakan mengingatkan bahwa kita cuma pengunjung di gunung Dempo.

Blog, Foto, NTT, Perjalanan

Overland Flores

Tak terasa sudah hampir 3 minggu Landscape Indonesia menyusuri keindahan alam dan keramahan masyarakat FLores. Dimulai dari Maumere, bermain dengan indahnya lautan di sekitar pulau Pangabatang. Menyusuri kelokan menuju Moni dan matahari terbit di Kelimutu. Setelah itu dilanjutkan perjalanan darat menyusuri Ende menuju Boawae untuk kemudian menapaki punggungan gunung Ebulobo.

Blog, Foto, Jawa, Perjalanan

Perjalanan Mendokumentasikan View 360 Gunung Lawu (bagian ketiga)

Perjalanan dari pos 3 menuju pos 4 bisa dibilang salah satu rute terberat yang harus dilewati di jalur Cemoro Sewu ini. Dengan jalur tangga batu berundak yang kadang setinggi paha orang dewasa membuat saya yang bertubuh ukuran asia dan menggendong tas ransel ini bagai kura kura memanjat pohon kelapa saja rasanya.

Rute yang dilewati juga amat sangat monoton sekali, nanjak ke kiri atas, ketemu belokan, nanjak ke kanan atas dan ketemu belokan lagi nanjak ke kiri atas, begitu seterusnya, dan rasanya ndak ada habis-habisnya. Saya jadi teringat puluhan tahun lalu waktu pertama kali ikut perjalanan pendakian gunung Lawu pada acara pendakian masal anak-anak sma 4 Solo dulu. Saya sempat menanyakan ke senior yang mengawal kami “mas, pos 4 masih jauh kah?” kata saya yang saat itu ngap-ngapan pertama kali melewati jalur cemoro sewu ini. dan dijawab dengan enteng “Tinggal dikit lagi kok, cuma tinggal dua belokan lagi” balasnya menyenangkan hati kami para junior “Belok kiri dan belok kanan” tambahnya lagi… wkwkwkwkw

Scroll to Top