Lokasi

Blog, Foto, Jawa, Perjalanan

Pagi di tepian Ranu Pane

Kalau kita melakukan perjalanan menuju Gunung Semeru, salah satu desa yang kita datangi sebelum memulai keberangkatan salah satu nya adalah Ranu Pane. Di Ranu Pane kita melakukan registrasi di pos balai taman nasional. Tahun 2010 lalu kami berkesempatan untuk bermalam di Ranu Pane dan menikmati pagi hari yang indah di sana. Di Ranu Pane juga terdapat danau atau telaga yang tidak sebesar dan seterkenal Ranu Kumbolo. Tapi tetap saja yang namanya alam selalu saja indah untuk kita nikmati kan..

Silakan dinikmati beberapa foto yang masih teronggok di harddisk baru sempat diupload pagi ini ya

Blog, Foto, NTB, Perjalanan

Rinjani dalam frame

beberapa jepretan dalam perjalanan ke gunung Rinjani minggu lalu..
tak banyak yang bisa kami ungkapkan.. hanya satu kata yang bisa mewakili Rinjani.. indah.. dan lainya biarkan foto yang berbicara

Blog, Foto, NTT, Perjalanan

Flores chapter empat : (Mendadak) Workshop Bima Sakti

Sore hari, kami berempat, Ferdi, om Alfons, om Iskar, ngobrol ringan mengenai hobi memotret kami. Mulai dari lensa hingga ke tripod. Dari tempat-tempat indah buat hunting pemandangan alam di Flores hingga kapan mau hunting sunrise bersama.

Sekitar pukul 7 malam kami beringsut keluar untuk melihat langit yang malam ini dipenuhi bintang. Ferdi, yang siang tadi saya kasih lihat foto bima sakti yang saya ambil malam sebelumnya dari balik pagar mempunyai ide untuk mencoba memotret bima sakti juga.Saya masuk ke rumah untuk mengambil tripod dan membiarkan Ferdi mencoba memotret bima sakti yang saat itu terlihat membujur di atas kami.

Blog, Foto, NTT, Perjalanan

Flores chapter tiga : sepanjang Maumere menuju Larantuka

Pukul 4 pagi aktivitas di rumah ibu Eet, teman kami di Maumere, sudah berlangsung. Rencana kami pukul 5 sudah memulai perjalanan menuju ke Larantuka.

Langit biru mengantar perjalanan kami menyusuri jalan aspal mulus dari Maumere menuju Larantuka. Menurut informasi dibutuhkan waktu sekitar 3.5- 4 jam perjalanan yang harus kami lewati. Dari peta yang sekilas saya lihat perjalanan ini akan melewati pesisir utara kemudian menyusuri jalan perbukitan dan berakhir di pesisir selatan. Jadi akan ada banyak pemandangan indah di depan kami nanti.

Blog, Foto, NTT, Perjalanan

Explore Flores 2013 : chapter satu

Setelah sempat minggu lalu keliling Lombok, 24 Agustus 2013 hingga awal September besok saya beruntung menjadi panitia salah satu kegiatan workshop di Flores. Maka (seperti biasa) sekalian menggunakan waktu yang ada mencoba untuk menikmati keindahan alam yang ditawarkan pulau Flores dengan cara mengabadikan melalui jepretan kamera. Dari Maumere ke Larantuka dan kemudian kalau waktunya mencukupi akan mengunjungi Kelimutu dan bersnorkeling ria di pulau Babi. Ini tulisan pertama mengenai perjalanan ke Flores tahun 2013 dari entah nanti beberapa tulisan..

Blog, NTB, Perjalanan

Explore Lombok 2013

Pertengahan Agustus 2013 nanti, tepatnya tanggal 9 – 16 Agustus 2013 nanti, salah seorang admin Landscape Indonesia, widhi bek, kembali

Blog, Foto, Kalimantan, Perjalanan

Jangan lagi bawa “buaya” di hutan

Beberapa minggu yang lalu saya kebagian jalan ke beberapa lembaga yang bergerak di pendampingan komunitas masyarakat. Mulai di Jawa Tengah, Jogja hingga ke Kalimantan Barat dan terakhir ke Kalimantan Utara. Untuk beberapa medan datar seperti di persawahan dan perkebunan saya lebih memilih menggunakan sandal buaya yang selain empuk di kaki dan juga tidak khawatir basah bila harus melewati sungai maupun genangan air. Kalau dengan sepatu, terutama bila menggunakan sepatu yang tidak tahan air setiap kali menyeberangi sungai harus memilih antara berbasah2an atau dengan berat hati melepas sepatunya dan kemudian nyeker melintas sungai.

Blog, Foto, Kalimantan, Perjalanan

Singkawang, dari balik lensa LI

Kalau mendengar nama kota Singkawang disebut mungkin yang terlintas pertama di dalam benak kita adalah kota amoy, atau dengan event Cap Go Meh yang tersohor dengan festival tatungnya. Kami mencoba melihat Singkawang dari sudut pandang yang kami sukai, Singkawang dalam balutan keindahan alamnya. Kota Singkawang diapit dengan pantai di pesisir barat nya dan dilingkupi dengan beberapa bukit. Hanya sekitar 30-45 menit kita sudah bisa menikmati detik-detik menjelang matahari beringsut ke peraduannya. Hamparan persawahan berlatar bukit juga bisa dengan mudah kita temui dengan keluar dari kota. Bahkan salah satu tempat untuk menikmati indahnya pagi, Danau Biru, ironinya dulu merupakan bekas tambang yang sudah tidak terpakai lagi. Silakan nikmati beberapa jepretan Landscape Indonesia ketika berkesempatan mengunjungi Singkawang beberapa saat lalu.

Scroll to Top