Merapi Mercy Milky Way
Milky way membentang di atas merapi. Nyaris Tegak lurus seperti tonggak cahaya di langit malam. Padahal beberapa jam sebelumnya kami […]
Milky way membentang di atas merapi. Nyaris Tegak lurus seperti tonggak cahaya di langit malam. Padahal beberapa jam sebelumnya kami […]
Buku Merbabu : Pendakian Bertabur Bintang merupakan buku perjalanan 3 hari 2 malam di gunung Merbabu via Suwanting. Kalau membaca
18 Mei 2017, ini kali ketiga kami mampir ke basecamp REMPALA di dukuh Wonolelo, dusun Ngangrong, Ampel, Boyolali. Pertama kali
Hari masih pagi, ketika langkah kaki kami menyusuri batuan sungai menuju ke air terjun Semuncar. Ini merupakan kali kedua kami
Milky way Merbabu, salah satu yang kami cari ketika berada di gunung adalah bermalam di bawah ribuan bintang dan bentangan
Minggu pagi kemarin dapat tawaran dari kakak untuk ikutan acara kemah keluarga bersama keluarganya di Kalisoro, Tawangmangu. “Kita berangkat minggu
Kami beruntung bisa beberapa kali menginjakan kaki ke Tana Toraja. Walau memang pada saat ke Toraja dulu masih belum menggunakan kamera sebagus sekarang, beberapa kali hanya membawa kamera poket, sekali dapat pinjeman kamera dslr, itupun pertama kali menggunakan dslr dan keracunan, dan sekali menggunakan kamera canon 450D dan tentunya skill memotret masih pas-pas an.
Langit kekuningan dengan pusat cahaya berada di kaki punggungan Lawu. Sekitar pukul lima lebih lima puluh bulatan sempurna mentari muncul menyinari bumi. Bergerak perlahan seiring bunyi shutter kamera yang menari mengikuti irama. Dan tak lama kemudian terang menyinari bumi, menghapus kegelapan dan memberi kehangatan. Selamat pagi Cumbri.
Setelah sekian lama sore selalu identik dengan cuaca mendung dan turun hujan, tapi sore itu begitu berbeda. Langit membara lama seakan mentari mengumbar pesona yang lama tak kami lihat. Di sebelah timur rumah-rumah yang terlihat kecil di kaki gunung Lawu bahkan sampai terlihat karena langit yang cerah sore itu
Terbangun sekitar pukul 3 pagi, cek ramalan cuaca daerah Cepogo. Cerah hingga sekitar pukul 9 pagi setelah itu mendung dan kemungkinan hujan. Chek. Bergegas bangun, bongkar muat di kamar mandi, packing drone dan kamera dslr, dan seperempat jam kemudian sudah membelah jalan Kartasura-Boyolali.. SELO I’m COMING !!