Pukul 7 malam, melongok ke luar kamar, menatap ke atas, membaca langit seperti biasa.
Selatan: lumayan terbuka. Utara: cukup bersih, Orion masih terlihat walau sudah mulai condong turun. Timur: tidak ada harapan, awan tebal menutup rapat. Cukup untuk bekerja, selama langit mau kooperatif.
Target malam ini: cluster bintang yang berjajar di atas, memanfaatkan jendela langit yang terbuka sebelum awan memutuskan untuk menutupnya.
Panen Malam Ini
Strategi sama seperti kemarin, gerak cepat, frame minimal untuk cluster, lebih serius untuk galaksi:

M41, Gugus terbuka di bawah Sirius, bintang paling terang di seluruh langit malam. Sudah dikenal sejak zaman Aristoteles, 325 SM, salah satu objek langit yang paling lama dikenal manusia sebelum akhirnya resmi masuk katalog Messier

M46 & M47, Dua gugus terbuka di Puppis yang duduk berdampingan, cukup dekat untuk masuk satu frame sekaligus. Kontrasnya menarik: M47 lebih muda, lebih terang, bintang-bintangnya lebih biru. M46 lebih tua, lebih padat, dan menyimpan bonus tersembunyi, sebuah nebula planet kecil NGC 2438 yang numpang lewat di depannya

M48, Gugus terbuka besar di Hydra, sempat “hilang” selama hampir dua abad karena koordinat yang dicatat Messier meleset cukup jauh dari posisi sebenarnya

M50, Gugus terbuka di Monoceros si Unicorn, berbentuk seperti jantung kalau dilihat dengan teleskop yang cukup

M67, Salah satu gugus terbuka tertua yang diketahui, usianya sekitar 3,2 hingga 5 miliar tahun, hampir seusia tata surya kita. Bintang-bintangnya sudah cukup tua untuk punya sistem planet yang stabil

M95, M96, M105, Trio galaksi di rasi Leo, ketiganya masuk satu frame. M95 spiral berpalang, M96 spiral asimetris, M105 elips tua yang tenang. Target ini yang saya perlakukan lebih serius malam ini, awalnya membidik 100 frame, tapi awan di timur laut semakin padat dan memaksa berhenti di 55 frame
Dua jam, sembilan objek baru, Tidak buruk untuk malam yang awalnya terlihat setengah-setengah.
Awan menang malam ini. Tapi tidak sebelum saya sempat mengambil cukup banyak.
Nanti malam dicek lagi, siapa tahu langit mau membuka jendela kedua.
Clear skies, endless stories.