Perjalanan menuju Annapurna Basecamp | 2015

Sebenarnya perjalanan ke Nepal tahun 2015 adalah sebuah perjalanan yang “bodoh”. Iseng melihat tiket murah dari Jogjakarta menuju ke Kathmandu membuat kami kalap langsung menyebar ke teman-teman.

Terkumpul dua orang “bodoh” lagi yang tertipu untuk ikut ke Nepal — Wawis dan Fitria. Ndilalah, ternyata perjalanan kami bulan Agustus, monsoon yang identik dengan guyuran hujan sepanjang hari. Kami lupa Nepal bukan negara tropis seperti Indonesia yang bulan April–September musim kemarau.

Kami masih berkelit, toh kami ke Nepal yang penting kami sudah berada di sana, kuliner atau jalan jalan bebas yang penting sudah lihat Everest dari lebih dekat.

Sebelum kami berangkat, gempa bumi besar melanda Nepal. Kami sempat berpikir apakah mimpi kami ke Nepal akan kandas dengan ditutupnya kunjungan wisata ke sana.

Kali ini kami mencoba menghadirkan perjalanan di Nepal kemarin dalam bentuk interaksi Peta 3D, perjalanan merasakan Nepali Flat selama 9 hari, diguyur hujan, diserbu pacet, dan semua cerita yang mungkin tidak pernah kami bayangkan sebelumnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top