apakah bisa memotret milkyway dengan drone ?

pertanyaan yang dulu pernah muncul ketika saya masih menggunakan dji mavic air 1. tapi saat itu saya belum bisa menjawab karena kendala utama yang saya hadapi di lapangan adalah kapasitas baterai mavic air 1 yang hanya optimal terbang kurang dari 10 menit.

secara teori harusnya bisa, drone sudah dibekali dengan manual mode dengan kecepatan bisa sampai 8 detik, iso bisa 6400. walau sensor kecil, tapi kalau handphone bisa kenapa drone tidak bisa kan?

nah kendala berikutnya adalah bagaimana supaya drone bisa stabil di kecepatan rendah. kalau handphone lebih mudah tinggal diletakan di tripod dan bisa sampai 30 detik stabil.

malam menjelang subuh ini, saya menengok ke luar dan langit cukup bersih. seperti biasa, dwarf sudah terpasang, skywatcher star tracker juga sudah terpasang. saya masih sibuk mengatur komposisi dengan handphone di tripod ketika secara tidak sengaja teringat tentang drone dan milky way tadi.

dji mini 4 pro

saya masuk ke kamar, mengambil drone mini 4 pro yang untungnya 2 baterai masih terisi penuh. tapi begitu selesai menyenting drone, ternyata awan menutupi bagian langit posisi milky way. saya menunggu beberapa menit berharap langit bisa kembali cerah.

sambil menunggu saya memainkan beberapa settingan manual di drone. saya coba maksimalkan speed 8″ iso 6400. ternyata hasilnya kurang bagus, bintang sudah trail, bahkan tidak rapi. saya coba turunkan ke 6-4-3-2.5 dan hasilnya kurang bagus. cukup stabil di speed 2, iso bisa sampai 6400.

hasil dari drone

beruntung setelah menunggu sekitar 10 menit langit sedikit terbuka. saya mencoba mengambil posisi milkyway dan ternyata bisa terekam dengan speed 3.2″ dan iso 6400. setelah itu saya mencoba mengganti kamera menjadi vertikal supaya lebih banyak lintasan milky way yang terekam sensor kamera.

hasil stacking 9 frame

sayang kurang lebar jadi paling nanti di stitching supaya bisa dapat lampu dan milky way. tapi untuk saat ini berarti apakah bisa memotret milky way dengan drone ? saya berani menjawab bisa

hasil stacking dan streching di siril

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top